
Prambon, Senin, 21 September 2026 — SMP Negeri 1 Prambon melaksanakan kegiatan Deklarasi Sekolah Religius Culture (SRC) pada Senin, 21 September 2026, bertempat di Dome SMPN 1 Prambon. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga sekolah sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun budaya sekolah yang religius, berkarakter, dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.

Deklarasi Sekolah Religius Culture menjadi langkah nyata SMPN 1 Prambon dalam menanamkan nilai-nilai spiritual dan akhlak mulia kepada seluruh warga sekolah. Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan sikap toleransi, serta pembiasaan perilaku positif.

Keterlibatan seluruh warga sekolah dalam deklarasi ini menunjukkan bahwa pembangunan budaya religius merupakan tanggung jawab bersama. Guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik diharapkan dapat berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, serta rasa hormat terhadap sesama.
Pelaksanaan deklarasi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam membiasakan perilaku baik di lingkungan sekolah. Nilai-nilai religius diharapkan tidak berhenti pada ikrar yang diucapkan saat deklarasi, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran, melaksanakan ibadah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing, berbicara dengan santun, menghormati perbedaan, menjaga kebersihan, serta membangun hubungan yang harmonis antarwarga sekolah.
Melalui penerapan Sekolah Religius Culture, SMPN 1 Prambon berupaya membentuk peserta didik yang memiliki keseimbangan antara pengetahuan, sikap, dan perilaku. Pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai religius diharapkan dapat menjadi fondasi bagi peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk dalam pergaulan sehari-hari maupun penggunaan teknologi digital.
Selain itu, budaya religius yang tumbuh secara konsisten di lingkungan sekolah diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, damai, dan saling menghargai. Dengan demikian, sekolah dapat menjadi tempat bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi diri sekaligus belajar menjadi pribadi yang berintegritas dan peduli terhadap lingkungan sosialnya.
Deklarasi Sekolah Religius Culture bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari gerakan bersama untuk menjadikan nilai-nilai kebaikan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Keberhasilan program ini membutuhkan keteladanan, konsistensi, dan kerja sama seluruh warga sekolah agar budaya religius dapat tumbuh dan mengakar dalam setiap aktivitas pendidikan.
Melalui deklarasi yang dilaksanakan di Dome SMPN 1 Prambon ini, diharapkan seluruh warga sekolah semakin mantap dalam menjalankan komitmen bersama untuk mewujudkan sekolah yang religius, berkarakter, harmonis, dan berbudaya positif.
Tinggalkan Komentar