Info Sekolah
Rabu, 21 Okt 2026
  • Awali Hari dengan BISMILLAH
  • Awali Hari dengan BISMILLAH

Kegiatan Kokurikuler BSAN “Praktik Pembuatan Produk Fermentasi Makanan, Sabun Cuci Piring, Minyak Angin dan Terarium” di SMPN 1 Prambon

Terbit : Rabu, 21 Oktober 2026 - Kategori : Berita sekolah / Karya Siswa

Prambon, Sabtu, 19 September 2026 — SMP Negeri 1 Prambon menyelenggarakan kegiatan kokurikuler BSAN (Bangun Sikap dan Aksi Nyata) bertajuk “Praktik Pembuatan Produk Fermentasi Makanan, Sabun Cuci Piring, Minyak Angin, dan Terarium” pada Sabtu, 19 September 2026, bertempat di Dome SMPN 1 Prambon. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif, aplikatif, dan bermakna melalui pengalaman praktik langsung bagi peserta didik kelas VII, VIII, dan IX.

Kegiatan kokurikuler ini dirancang untuk mengembangkan potensi peserta didik melalui keterampilan mengolah bahan menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai guna. Selain memperoleh pengetahuan baru, peserta didik juga dilatih untuk bekerja sama, berpikir kreatif, bertanggung jawab, serta mengenal peluang kewirausahaan sejak dini.

Pelaksanaan kegiatan disesuaikan dengan jenjang kelas dan jenis produk yang dipraktikkan. Peserta didik kelas VII mengikuti praktik pembuatan produk fermentasi makanan, kelas VIII membuat sabun cuci piring dan Pupuk Organik Cair (POC), sedangkan kelas IX mempraktikkan pembuatan minyak angin dan terarium.

Peserta didik kelas VII belajar mengenal proses fermentasi makanan melalui praktik pembuatan produk olahan pangan. Kegiatan ini memberikan pengalaman tentang pemanfaatan bahan pangan, tahapan pengolahan, serta pentingnya menjaga kebersihan selama proses produksi. Melalui praktik tersebut, peserta didik diharapkan mampu memahami bahwa bahan sederhana dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan berpotensi memiliki nilai ekonomi.

Sementara itu, peserta didik kelas VIII berkreasi membuat sabun cuci piring dan Pupuk Organik Cair (POC). Praktik pembuatan sabun cuci piring memberikan wawasan mengenai produk kebersihan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun praktik pembuatan POC memperkenalkan pemanfaatan bahan organik untuk mendukung pertumbuhan tanaman dan meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan. Kedua kegiatan ini mengajak peserta didik untuk memahami pentingnya inovasi dalam menghasilkan produk yang berguna bagi kehidupan sehari-hari.

Berbeda dengan kelas lainnya, peserta didik kelas IX mengikuti praktik pembuatan minyak angin dan terarium. Pembuatan minyak angin memperkenalkan peserta didik pada proses menghasilkan produk yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari dengan memperhatikan ketepatan prosedur dan keselamatan kerja. Sementara itu, pembuatan terarium mengasah kreativitas peserta didik dalam menata tanaman dan elemen dekoratif di dalam wadah sehingga menghasilkan miniatur taman yang menarik. Kedua praktik tersebut menjadi sarana untuk mengembangkan keterampilan, ketelitian, dan kemampuan menghasilkan karya yang berpotensi memiliki nilai jual.

Selama kegiatan berlangsung, peserta didik didorong untuk terlibat aktif dalam setiap tahapan praktik, mulai dari mengenal bahan dan alat, memahami prosedur pembuatan, bekerja sama dalam kelompok, hingga menghasilkan produk. Proses pembelajaran ini memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah dengan penerapannya dalam kehidupan nyata.

Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai BSAN diwujudkan dalam bentuk aksi nyata yang menumbuhkan kemandirian, kreativitas, gotong royong, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Peserta didik juga diajak untuk melihat bahwa keterampilan yang dipelajari di sekolah dapat menjadi bekal dalam mengembangkan potensi diri, menciptakan inovasi, bahkan merintis usaha pada masa mendatang.

Kegiatan kokurikuler BSAN ini sekaligus menjadi bentuk komitmen SMPN 1 Prambon dalam menciptakan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada penguatan karakter dan keterampilan hidup. Melalui pengalaman praktik yang beragam, sekolah berharap peserta didik semakin percaya diri dalam mengeksplorasi minat dan bakat, berani mencoba hal baru, serta mampu menghasilkan karya yang bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat.

Dengan semangat “Jelajah Potensi, Wujudkan Cita-Cita”, SMPN 1 Prambon terus mendorong peserta didik untuk menjadi generasi yang kreatif, mandiri, inovatif, peduli lingkungan, dan memiliki jiwa kewirausahaan. Diharapkan, pengalaman belajar melalui praktik pembuatan berbagai produk ini menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan.

SMPN 1 Prambon — Berkarya dengan Kreativitas, Bertumbuh dengan Inovasi, dan Melangkah Menuju Masa Depan.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar