
Dalam upaya menumbuhkan kreativitas, kemandirian, dan jiwa kewirausahaan peserta didik, SMPN 1 Prambon menyelenggarakan Workshop Kokurikuler BSAN bertajuk “Tempe Kreatif, Masa Depan Produktif: Menumbuhkan Potensi dan Jiwa Wirausaha” pada Kamis, 17 September 2026. Kegiatan ini menghadirkan Bapak Poniran, selaku pemilik usaha Tempe Pak Pon, Sepande, Sidoarjo, sebagai narasumber.
Workshop ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajak untuk mengenal proses pembuatan tempe sekaligus memahami bahwa produk pangan tradisional Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi peluang usaha yang menjanjikan.
Dalam kegiatan ini, Bapak Poniran berbagi pengalaman mengenai perjalanan dan pengelolaan usaha tempe. Pengalaman praktis yang disampaikan diharapkan dapat memberikan gambaran kepada peserta didik tentang pentingnya ketekunan, kedisiplinan, kreativitas, serta konsistensi dalam menjalankan sebuah usaha.
Tempe bukan sekadar makanan sehari-hari, melainkan produk pangan yang memiliki nilai gizi, nilai budaya, dan nilai ekonomi. Dengan pengolahan yang tepat serta inovasi dalam penyajian dan pemasaran, tempe dapat dikembangkan menjadi produk yang lebih menarik dan memiliki daya saing di tengah perkembangan dunia usaha.
Melalui workshop ini, peserta didik juga didorong untuk berani mengeksplorasi ide-ide kreatif, mengenali potensi diri, serta memahami dasar-dasar kewirausahaan. Mereka diajak untuk melihat peluang di lingkungan sekitar dan belajar bahwa sebuah usaha dapat dimulai dari produk sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini selaras dengan semangat kokurikuler BSAN, yaitu memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, membangun karakter positif, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan sikap mandiri, bertanggung jawab, kreatif, dan produktif.
Kehadiran Bapak Poniran sebagai pelaku usaha memberikan inspirasi nyata bahwa keberhasilan membutuhkan proses, kerja keras, dan kemauan untuk terus belajar. Pengalaman seorang wirausahawan diharapkan dapat memotivasi peserta didik agar tidak takut bermimpi, berani mencoba, serta mampu mengubah gagasan menjadi karya yang bermanfaat.

Melalui Workshop Kokurikuler BSAN ini, SMPN 1 Prambon berharap tumbuh generasi muda yang tidak hanya mengenal potensi daerah dan kekayaan pangan lokal, tetapi juga memiliki semangat inovasi serta jiwa kewirausahaan sejak dini.
Tempe Kreatif, Masa Depan Produktif! Dari potensi lokal, tumbuh kreativitas; dari kreativitas, lahir peluang; dan dari peluang, terbangun masa depan yang mandiri dan produktif.
Tinggalkan Komentar