
PRAMBON – SMPN 1 Prambon terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan bermakna melalui kegiatan kokurikuler BSAN (Bangun Semangat Anak Nusantara). Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah kegiatan Workshop Kokurikuler BSAN bertajuk “Jelajah Potensi, Wujudkan Cita-Cita: Sulap Limbah (Eco Enzyme) Menjadi Peluang Usaha” yang dilaksanakan pada Kamis, 17 September 2026, bertempat di Masjid SMPN 1 Prambon.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber, Bapak Moch. Yogi Pratama, M.Pd., yang merupakan guru dari SMAN 1 Krembung. Melalui workshop ini, para peserta diajak untuk mengenal lebih dekat pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang bernilai guna sekaligus memiliki potensi ekonomi melalui pengolahan eco enzyme.
Dalam penyampaian materinya, narasumber mengajak peserta memahami pentingnya kepedulian terhadap lingkungan melalui pengelolaan limbah secara bijak. Limbah organik yang selama ini sering dianggap tidak berguna ternyata dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku eco enzyme melalui proses fermentasi yang tepat. Pemanfaatan tersebut menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi limbah rumah tangga sekaligus menumbuhkan kreativitas dalam menghasilkan produk yang bermanfaat.
Tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, workshop ini juga memberikan wawasan mengenai peluang usaha yang dapat dikembangkan dari produk hasil pengolahan limbah. Peserta didorong untuk memiliki pola pikir kreatif, berani mencoba hal baru, serta mampu melihat peluang dari berbagai permasalahan yang ada di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini sejalan dengan semangat kokurikuler BSAN yang mendorong peserta didik untuk mengenali potensi diri, mengembangkan keterampilan, dan merancang langkah untuk mewujudkan cita-cita. Melalui pembelajaran kontekstual, peserta didik diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoretis, tetapi juga mampu menghubungkan ilmu yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari.
Kepala dan seluruh warga SMPN 1 Prambon terus mendukung kegiatan pembelajaran yang menumbuhkan karakter peduli lingkungan, kreativitas, kemandirian, serta jiwa kewirausahaan peserta didik. Kolaborasi dengan narasumber dari satuan pendidikan lain juga menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan dan menghadirkan pengalaman belajar yang inspiratif.
Melalui workshop ini, diharapkan peserta didik SMPN 1 Prambon semakin menyadari bahwa limbah bukan sekadar sesuatu yang harus dibuang, melainkan dapat menjadi sumber inspirasi untuk menciptakan inovasi dan peluang usaha apabila dikelola dengan tepat.

Jelajah potensi, wujudkan cita-cita! Dari kepedulian terhadap lingkungan, tumbuh kreativitas; dari kreativitas, lahir inovasi; dan dari inovasi, terbuka peluang untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Tinggalkan Komentar